Dalam rangka pelaksanaan Praktik Kerja Nyata Interprofessional Collaboration (PKN IPC), Mahasiswa/i Kelompok 5 Poltekkes Kemenkes Semarang telah melaksanakan kegiatan launching produk inovasi kesehatan di Desa Wringin Jenggot. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus Tuberkulosis (TB) di Indonesia serta masih rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai gejala, penularan, pencegahan, dan pengobatan TB.
Pada kegiatan tersebut diperkenalkan Buku Saku “Mlayu TB-e” yang dilengkapi SIRA (Screening Risiko Awal Penyakit TBC) sebagai media edukasi dan skrining untuk membantu masyarakat mengenali faktor risiko serta gejala awal TB. Diharapkan Inovasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pencegahan TB (buku saku MLAYUH TB-E dapat diakses link berikut: https://bit.ly/4uP5dNq).
Selain itu, diperkenalkan juga Jamu Kencur Semar. minuman herbal berbahan alami seperti kencur, jahe,jagung, gula aren, dan asam jawa yang bermanfaat membantu menjaga daya tahan tubuh. Produk ini dikembangkan sebagai bentuk pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sekaligus upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat (leaflet produk dapat diakses link berikut: https://bit.ly/4dXiZGu)
Kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat antusiasme dari perangkat desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta warga yang hadir. Melalui kegiatan ini diharapkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan Tuberkulosis meningkat serta mendorong pemanfaatan bahan herbal lokal untuk mendukung kesehatan keluarga dan meningkatkan potensi ekonomi desa.